Langsung ke konten utama

Formula Minuman Ready To Drink (RTD) Rasa Orange

Berikut ini adalah formula sederhana minuman ready to drink (RTD) dengan rasa Orange.  Flavor yang digunakan bisa single atau kombinasi beberapa flavor orange sesuai dengan preferensi rasa yang diinginkan. 
 
Penambahan citric acid untuk memberikan rasa asam pada minuman Sodium Citrate memberikan efek rasa astrigent. Dan penggunaan sodium benzoate  sebagai preservative agent.Pemanis yang digunakan bisa full sugar atau ada penambahan sukralose untuk efek manis yang lebih panjang. 

Pewarna yang digunakan adalah kombinasi sunset yellow dan tartrazine, Pada beberapa kasus dalam jangka waktu tertentu ditemukan warna yang memudar, untuk mengatasi masalah tersebut bisa menggunakan pewarna alami seoperti beta karoten.
 
Untuk memberikan penampilan yang lebih menarik bisa ditambahkan cloudifier.Cloudifier terdiri dari 2 jenis yang bubuk dan cair. Untuk formulasi ini menggunakan yang bubuk.

Dalam pembuatannya tetap diperhatikan kebersihannya dan hindari kontamisi kotoran karena debu, rambut, kotoran kotoran kecil maupun kontaminasi karena batuk dan bersin

Formulasi

Bahan
%
Gula
Sukralose
Sodium Citrate
Citric Acid
Orange Flavour
Sodium Benzoate
Sunset Yellow + Tartrazine 
Cloudifier 
Air
8
0.001
0.033
0.12
0.06
0.01
As needed
 
As needed     91.752
Total
100.000

Proses pembuatan (Hot Filling) :

1. Sodium Benzoate is larutkan dalam air hangat
2. Sodium Citrate dan Citric Acid dicampurkan dan ditambahkan ke No.1
3. Aduk hingga larut
4. Ditambahkan Gula dan sukralosedan diaduk hingga larut
5. Ditambahkan pewarnan dan cloudifier
6. Ditambahkan sisa air dan diaduk
7. Ditambahkan orange flavor
8. Panaskan dengan suhu air 85-90 oC for 10 minutes
9. Pengisian ke cup/ botol dengan Hot Filling 
10. Sealing 
11. Pendinginan 
12. Penyimpanan

Catatan ISA : Tukang Minuman
rndbeverages@gmail.com
 

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bread Improver dan Para Pemainnya

Sebelum tahun 1950, proses pembuatan adonan yang amat populer adalah menggunakan metode sourdough dan sponge and dough yang membutuhkan waktu 12-24 jam dalam proses fermentasi. Proses pembuatan roti di jaman moderen menuntut kecepatan karena waktu semakin berharga dan cakupan wilayah distribusi semakin luas, yang berarti kapasitas produksi semakin besar. Maka proses fermentasi semakin pendek bahkan ada istilah no time dough untuk menjelaskan singkatnya waktu fermentasi. Untuk itu diperlukan bahan yang membantu kinerja pengembangan roti agar maksimal dalam waktu fermentasi yang maksimal yang dikenal dengan nama bread improver. Ada dua alasan utama dalam mengaplikasikan bread improver dalam adonan yang menggunakan yeast, yaitu untuk mendukung kerja yeast dalam memproduksi gas (CO²) dalam masa fermentasi dan menjaga kestabilan kandungan gas di dalam adonan yang berperan juga dalam menentukan cita rasa, kestabilan volume dan shelf life adonan setelah dipanggang. Dalam Bread Improver

Resep Liang Teh & Cara Masaknya

  Bahan bahan liang teh bisa didapatkan di toko obat china yang menjual jamu2 tradisional, jika dijakarta bisa ditemukan didaerah glodok. Biasanya bahan bahan tersebut sudah dalam 1 paket.    Berikut bahan-bahannya untuk membuat Liang Teh : 1. Mesona Palustris (Cincau Hitam/Grass Jelly Drink) / sienchau (xiancao) Ekstrak daun cincau hitam memiliki kandungan senyawa antioksidan yang cukup tinggi yang berasal dari golongan flavonoid, polifenol, maupun saponin. Menurut penelitian (Nurdyansyah dan Widyansyah (2017) yaitu ekstrak daun cincau hitam memiliki nilai IC50 66,67 ppm serta total fenol sebesar 829,7 ppm. Nilai IC50 tersebut membuktikan bahwa tanaman cincau hitam berpotensi sebagai bahan pangan fungsional yang mampu sebagai antioksidasi dalam tubuh akibat paparan senyawa radikal bebas. Berdasarkan review yang berjudul Beneficial Effect of Mesona palustris BL: A Review on Human and Animal Intervention terbukti bahwa cincau hitam memiliki kandungan antioksidan. Selain itu, pangan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AIR

  Air memiliki karakteristik fisika, kimia dan biologis yang sangat mempengaruhi kualitas air tersebut. Oleh sebab itu, pengolahan air mengacu kepada beberapa parameter guna memperoleh air yang layak untuk keperluan domestik terutama pada industri minuman. 1. Faktor Fisika  Faktor-faktor fisika yang mempengaruhi kualitas air yang dapat terlihat langsung melalui fisik air tanpa harus melakukan pengamatan yang lebih jauh pada air tersebut. Faktor-faktor fisika pada air meliputi:   A. Kekeruhan Kekeruhan air dapat ditimbulkan oleh adanya bahan-bahan anorganik dan organik yang terkandung dalam air seperti lumpur dan bahan yang dihasilkanoleh buangan industri.   B. Temperatur Kenaikan temperatur air menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut. Kadar oksigen terlarut yang terlalu rendah akan menimbulkan bau yang tidak sedap akibat degradasi anaerobic ynag mungkin saja terjadi.   C. Warna Warna air dapat ditimbulkan oleh kehadiran organisme, bahan-bahan tersuspensi yang berwarna dan