Ternyata prosesnya panjang banget & penuh teknologi. Yuk intip perjalanan si manis ini: 👇 1️⃣ Panen & Giling Tebu 🌾 Tebu dipanen ➡ ️ dicacah ➡ ️ digiling. Hasilnya keluar nira tebu (cairan kuning kecokelatan). Ampasnya? Dipakai lagi buat bahan bakar boiler 🔥. 2️⃣ Pemurnian (Clarification) ⚗️ Nira mentah masih banyak kotoran → dicampur kapur & lewat proses sulfitasi (SO₂ + kapur) atau karbonatasi. Tujuannya: bikin nira jernih, putih, dan siap diproses. 👉 Fun fact: karbonatasi hasilnya lebih putih & rendah SO₂, mendekati kualitas gula rafinasi. 3️⃣ Penguapan (Evaporation) 🌡️ Nira dipanaskan di evaporator biar airnya berkurang → berubah jadi sirup kental penuh sukrosa. 4️⃣ Kristalisasi ❄ ️ Sirup dimasak di bejana vakum. Tekanan rendah bikin gula nggak gosong, kristal gula mulai terbentuk (disebut massecuite). 5️⃣ Pemisahan & Pengeringan 🌀💨 Campuran kristal + molasses dipisahin pakai centrifuge. Kristalnya dikeringin + didingin supaya nggak le...
Berbuka puasa dengan makanan yang tepat dapat membantu tubuh memulihkan energi setelah seharian menahan lapar dan haus. Pakar Gizi IPB University, Prof Katrin Roosita, mengungkapkan bahwa pemilihan buah yang tepat saat berbuka dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan. Selama berpuasa, jelas Prof Katrin, tubuh mengalami keterbatasan asupan energi, terutama dari glukosa, yang merupakan sumber utama energi bagi otak. Saat cadangan glikogen di hati menipis, tubuh mulai menggunakan sumber energi lain, yaitu asam lemak. “Proses inilah yang menghasilkan keton, yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh sebagai energi alternatif,” tuturnya. Menurut Prof Katrin, saat berbuka puasa, penting untuk segera mengisi kembali cadangan energi dengan sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa. Glukosa dan fruktosa banyak ditemukan dalam buah-buahan. Khususnya pada kurma, yang tinggi kandungan fruktosa dan dianjurkan oleh Rasulullah saw untuk dikonsumsi saat berbuka. “Berbeda halnya de...