Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

"Emulsifiers" Senyawa Ajaib dalam Industri Makanan

Belakangan ini perkembangan ilmu dan teknologi pangan kian pesat. Berbagai produk pangan olahan mampu dihasilkan guna memenuhi permintaan konsumen yang makin beragam. Di sejumlah pasar baik tradisional maupun di mal tak sulit menemukan es krim, saus, roti yang teksturnya lembut, mayonnaise, salad dressing, margarin, mentega, makanan formula bayi dan berbagai produk olahan susu lainnya. Pengembangan produk pangan baru berbasis emulsi tidak terlepas karena peran ganda emulsifier. Fenomena campuran air dan minyak yang cenderung berpisah dapat menyatu karena ”keajaiban” emulsifier. Senyawa penyambung yang memiliki dua kutub berbeda, kutub polar dan non polar, berinteraksi secara spesifik dengan dua cairan yang tidak saling melarut. Di bawah kondisi normal, salah satu cairan terdispersi ke dalam cairan yang lain sebagai globula yang diameternya bervariasi antara 0,1 dan 100 µm. Globula kecil yang tersebar disebut sebagai fase diskontinyu. Sedangkan cairan tempat fase diskontinyu terseb

Cake Emulsifier Dalam Industri Bakery

Menurut data dari Euromonitor International yang dirilis November 2008, jumlah cake yang diproduksi oleh industri cake di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 6,4 juta ton. Sedangkan yang diproduksi oleh usaha rumah tangga dan took cake (artisan) mencapai 25,6 juta ton. Nilai dari penjualan cake di kelas industri mencapai Rp 289 miliar sementara yang dari segmen artisan cake maker mencapai 1,2 triliun rupiah. Pertumbuhan usaha cake antara tahun 2003 sampai 2008 mencapai 9,7 % berdasarkan volume tonase sedangkan berdasarkan nilai rupiah mencapai 66 %. Angka yang diperlihatkan dari industri cake tersebut memang sangat menggiurkan. Yang perlu dicermati adalah bahwa untuk menggapai segmen pasar yang besar memerlukan kemampuan untuk menjual dengan harga yang terjangkau. Untuk itu produsen harus putar otak agar tercapai kemampuan untuk menjual dengan harga terjangkau diantaranya dengan mengurangi atau mengganti bahan dalam resep cake yang harganya mahal seperti telur dan butter dengan bahan