Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

Ikan Air Tawar Kaya Protein & Vitamin

ipb.ac.id, Kandungan gizi ikan air tawar cukup tinggi dan hampir sama dengan ikan air laut, sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah cukup. Tingginya kandungan protein dan vitamin membuat ikan yang mudah dibudi dayakan ini sangat membantu pertumbuhan anak-anak balita. Dibandingkan dengan negara-negara lain, konsumsi ikan per kapita per tahun di Indonesia saat ini masih tergolong rendah, yaitu 19,14 kg. Hal ini sangat disayangkan, terutama mengingat betapa besar peranan gizi ikan bagi kesehatan. Untuk mengatasi masalah rendahnya konsumsi ikan laut akibat harganya yang relatif mahal, perlu upaya pengembangan ikan air tawar. Sebagai bahan pangan, ikan merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral yang sangat baik dan prospektif. Keunggulan utama protein ikan dibandingkan dengan produk lainnya adalah kelengkapan komposisi asam amino dan kemudahannya untuk dicerna. Mengingat besarnya peranan gizi bagi kesehatan, ikan merupakan pilihan tepat untuk diet di

KEDELAI Anti Kanker Dan Penyakit Jantung

ipb.ac.id, Kedelai sampai saat ini merupakan hasil pertanian yang paling potensial sebagai sumber protein yang paling murah di dunia. Mutu atau nilai gizi proteinnya tidak kalah dibandingkan dengan sumber protein hewani. Oleh karena itu tidaklah berlebihan kalau orang menyatakan bahwa kedelai tersebut adalah salah satu ”the world’s miracle”. Sesungguhnya kita di Indonesia sudah sejak lama mengenal dan mengkonsumsi kedelai dalam bentuk tahu dan tempe atau hasil olahan lainnya. Akan tetapi masih banyak orang yang tidak mengetahui bahwa selain nilai gizinya tinggi, kedelai juga merupakan bahan pangan yang menyehatkan. Bahkan masih banyak yang beranggapan bahwa produk hasil olahan kedelai tersebut merupakan bahan pangan yang tidak bermutu dan hanya diperuntukkan bagi golongan rendah. Dalam tulisan ini kami ingin membahas peranan kedelai dalam mencegah timbulnya penyakit kanker dan penyakit jantung koroner. Anti Kanker Sampai saat ini penyakit kanker tetap menghantui m

Natamycin

From Wikipedia, the free encyclopedia,  Natamycin  ( INN ), also known as  pimaricin  and sometimes sold as Natacyn, is a naturally occurring  antifungal  agent produced during fermentation by the bacterium  Streptomyces natalensis , commonly found in soil. Natamycin has a very low solubility in water; however, natamycin is effective at very low levels. There is an MIC ( minimum inhibitory concentration ) of less than 10  ppm  for most molds. Natamycin is classified as a  macrolide   polyene  antifungal and, as a drug, is used to treat fungal  keratitis . It is especially effective against  Aspergillus  and  Fusarium   corneal  infections. Other common members of the polyene macrolide antifungal family are  amphotericin B ,  nystatin , and  filipin . Natamycin is also used in the food industry as a "natural" preservative. Natamycin Systematic ( IUPAC ) name (1 R ,3 S ,5 R ,7 R ,8 E ,12 R ,14 E ,16 E ,18 E ,20 E ,22 R ,24 S ,25 R ,26 S )-22-[(3-amino-3

Nisin

From Wikipedia, the free encyclopedia,  Nisin  is a polycyclic antibacterial  peptide  with 34  amino acid  residues used as a food  preservative . It contains the uncommon amino acids  lanthionine  (Lan), m ethyllanthionine  (MeLan),  didehydroalanine  (Dha) and  didehydroaminobutyric acid  (Dhb). These unusual amino acids are introduced by  posttranslational modification  of the precursor peptide. In these reactions a  ribosomally  synthesized 57-mer is converted to the final peptide. The unsaturated amino acids originate from  serine  and  threonine , and the enzyme-catalysed addition of  cysteine  residues to the didehydro amino acids result in the multiple (5)  thioether  bridges. Subtilin  and  Epidermin  are related to Nisin. All are members of a class of molecules known as  lantibiotics . Nisin is produced by fermentation using the  bacterium   Lactococcus  lactis . Commercially, it is obtained from the culturing of  Lactoccus lactis  on natural substrates, such as milk

Sodium benzoate

From Wikipedia, the free encyclopedia,  Sodium benzoate  has the  chemical formula  NaC 6 H 5 CO 2 ; it is a widely used  food preservative , with  E number   E211 . It is the sodium salt of  benzoic acid  and exists in this form when dissolved in  water . It can be produced by reacting  sodium hydroxide  with  benzoic acid . Sodium benzoate IUPAC name [hide] sodium benzoate Other names [hide] E211, benzoate of soda Identifiers CAS number 532-32-1   PubChem 517055 ChemSpider 10305   UNII OJ245FE5EU   ChEMBL CHEMBL1356   RTECS number DH6650000 Jmol -3D images Image 1 SMILES [show] InChI [show] Properties Molecular formula NaC 6 H 5 CO 2 Molar mass 144.11 g/mol Appearance white or colorless crystalline powder Odor odorless Density 1.497 g/cm 3 Melting point 300 °C, 573 K, 572 °F Solubility in water soluble Solubility soluble in ethanol Acidity (p K a ) 4.202