Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

ANEKA ROTI

TIPS MEMBUAT ROTI 1. Timbang bahan dengan tepat sesuai resep. 2. Cara menyimpan sisa tepung, masukkan dalam kaleng yang kering dan bersih dan tutup rapat. Bila ingin menambahkan tepung yang baru, habiskan dulu yang lama. 3. Saat membeli ragi perhatikan tanggal kadaluwarsanya. 4. Menguleni adonan harus benar - benar elastis supaya roti mengembang sempurna. 5. Sebelum masuk oven, bentuk roti sebaiknya dibetulkan kembali karena setelah mengembang, bagian bawah roti seringkali terbuka KEGAGALAN YANG SERING TERJADI SAAT MEMBUAT ROTI 1. Penyebab adonan tidak mengembang : * Ragi tidak aktif. * Pengulenan adonan tidak elastis. * Waktu fermentasi kurang. 2. Penyebab roti keriput : * Fermentasi terlalu lama. * Jumlah pemakaian cairan terlalu banyak dibanding pemakaian tepung. 3. Penyebab roti pucat warnanya : * Kurang gula / lupa memasukkan gula * Api kurang panas. * Pengolesan kurang tebal 4. Penyebab roti tidak meninggi tetapi melebar : * Jumlah cairan terlalu b

Membuat Brownies

Kue brownies adalah kue yang rata rata campuran dalam memasaknya adalah dengan bahan coklat cara membuat kue brownies juga susah susah gampang, ada yang perlu belajar dulu selama seminggu dan ada juga yang sehari langsung bisa membuat kue brownies ini. sesuai dengan kata brownies yang artinya kecoklatan tapi terkadang malah ada kue ini yang agak kehitam hitaman, mungkin gara gara bahan coklatnya yang benar hitam kali yah :P .Dalam cara membuat blog ini saya mau post taentang masalah kue brownies yang memang sangat nikmat dijadikan cemilan bareng dengan teh hangat di pagi hari, kue yang rasanya sangat manis dan mengandung kalori tinggi tidak disarankan yang sudah mempunyai badan gemuk, soalnya takut nanti malah bertambah gemuk. Seni memasak brownies adalah kesabaran dan cita rasa, jika rasa yang dihasilkan oleh kue ini sanggup menggugah selera makan para enikmatnya maka kemungkinan besar di kemudian hari bisnis kue bisa kita dirikan dalam rangka masak kue brownis demi uang, kan enak tu

Metode Pembuatan Roti

Dalam industri rerotian, dikenal beberapa metode atau cara pembuatan roti: 1. No time dough proses (pembuatan roti metode cepat) Dalam metode pembuatan roti no time dough ini, semua bahan diaduk menjadi satu, kemudian difermentasikan secara cepat. Karena dituntut proses yang cepata, maka diperlukan bahan tambahan (additive) yang sifatnya membantu/memperbaiki teksture roti yang dihasilkan. Bahan tambahan roti yang digunakan berupa penguat dan pelembut adonan. 2. Rolling development (break roll method) Metode pembuatan roti ini berasal dari Australia dan banyak dipakai di Indonesia, industri roti skala kecil. Bahan dicampur dengan mixer secukupnya, kemudian dibuat kalis melalui mesin rolling. Hasil roti yang dihasilkan berteksture halus dan berpori rapat. Namun juga diperlukan bahan tambahan untuk menyempurnakan proses pembuatan rotinya. 3. Straight dough method Dalam pembuatan roti metode ini, semua bahan diaduk menjadi satu dan kemudian difermentasikan. Waktu fermentasi bisa

SUKSES MEMBUAT ROTI

Hampir semua orang mengenal roti, bahkan bagi keluarga tertentu roti sudah menjadi menu tetap untuk sarapan pagi. Selaian rasanya yang lezat dan mudah di dapat, roti juga mengandung karbohidrat cukup tinggi sehingga bisa menjadi alternatif lain sumber kalori. Sejarah Roti Kita pasti tidak menyangka, makanan yang terbuat dari tepung terigu, yeast, bahan cair, lemak, gula dan garam, sudah ada semenjak ribuan tahun lalu. Cikal bakal roti berasal dari bangsa Mesir Kuno, tentu saja mereka mengolah dengan bahan dan cara yang masih sederhana, sehingga bentuk dan rasanya juga belum sesempurna sekarang. Seiring dengan perkembangan zaman, bentuk dan citarasa roti semakin beragam. Pada abad pertengahan, evolusi roti telah mencapai puncaknya, terutama di Benua Eropa. Pada saat itu cita rasa roti sudah sama seperti yang kita temukan saat ini, begitu juga dengan bentuk dan variasinya. Makanan empuk bercitarasa lembut ini memang mudah diterima siapa saja. Tetapi pernahkah anda terpikirkan untuk menco

Strategi Makan di Bulan Puasa

INFOPENTING.com - Puasa Ramadhan sebagai ibadah banyak manfaatnya bagi kesehatan. Supaya kedua tujuan itu dapat tercapai, perlu pengaturan pola makan secara khusus. Terutama mengatur asupan gizi saat berbuka dan sahur. Selama berpuasa, pola makan akan berubah, karena hanya diperbolehkan makan saat pagi sebelum terbit fajar dan menjelang malam hari. Lambung dibiarkan kosong selama sekitar 13 jam. Umumnya, tubuh memerlukan waktu 3 - 5 hari untuk beradaptasi dengan pola makan yang baru ini. Meski lambung kosong belasan jam, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tubuh akan tetap memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas. Energi tersebut berasal dari cadangan energi berupa lemak yang tersimpan di bawah kulit, serta glikogen yang tersimpan di otot dan hati. Dari aspek gizi, puasa paling tidak akan mengurangi asupan zat gizi, terutama energi, sekitar 20-30 persen. Namun dari aspek kesehatan, puasa ternyata memberi manfaat kesehatan terhadap tubuh. Bahkan di negara-negara maju, puas

CARAMEL

Properties: Caramel is a beige to dark-brown confection made by heating any of a variety of sugars. These colorants are produced by the controlled heat treatment of carbohydrates rather than plain sugar. As the main source of carbohydrates, glucose syrups, sacarose and/or invert syrups, glucose and fructose monomers such as dextrose or related polymers in the form of commercially available food equivalents can be used. To speed up the caramelization process, quality catalysts can also be added. The process of caramelization consists of heating sugar slowly to around 170 °C (340 °F). As the sugar heats, the molecules break down and re-form into compounds with a characteristic color and flavor. Caramel color is a colloid. Although the primary function of caramel color is for coloring, it also serves additional functions. In soft drinks, it functions as an emulsifierto help retard the formation of certain types of "floc" and its light protective quality can aid in prevent

Pewarna Alami

Beberapa contoh zat pewarna alami yang biasa digunakan untuk mewarnai makanan (Dikutip dari buku membuat pewarna alami karya nur hidayat dan elfi anis saati terbitan Trubus Agrisarana 2006. dapat diperoleh di toko-toko buku se Indonesia) adalah: * KAROTEN, menghasilkan warna jingga sampai merah. Biasanya digunakan untuk mewarnai produk-produk minyak dan lemak seperti minyak goreng dan margarin. Dapat diperoleh dari wortel, papaya dan sebagainya. * BIKSIN, memberikan warna kuning seperti mentega. Biksin diperoleh dari biji pohon Bixa orellana yang terdapat di daerah tropis dan sering digunakan untuk mewarnai mentega, margarin, minyak jagung dan salad dressing. * KARAMEL, berwarna coklat gelap dan merupakan hasil dari hidrolisis (pemecahan) karbohidrat, gula pasir, laktosa dan sirup malt. Karamel terdiri dari 3 jenis, yaitu karamel tahan asam yang sering digunakan untuk minuman berkarbonat, karamel cair untuk roti dan biskuit, serta karamel kering. Gula kelapa yang selain berfun

KOMPOSISI DAN PROSES PEMBUATAN BISKUIT

Biskuit merupakan prodik pangan hasil pemanggangan yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu, dengan kadar air akhir kurang dari 5%.Biasanya formulasi biscuit dibuat dengan diperkaya bahan-bahan tambahan seperti lemak, gula (ataupun garam) serta bahan pengembang (Anonymous, 2004). Biskuit dibuat dengan bermacam-macam jenis, terutama dibedakan atas keseimbangan yang ada antara bahan utama tepung, gula, lemak, dan telur. Kemudian juga bahan tambahan seperti coklat, buah-buahan, dan rempah-rempah yang memiliki pengaruh terhadap cita rasa (Omobuwoajo, 2003). Menurut Wallington (1993), sifat masing-masing biskuit ditentukan oleh jenis tepung yang digunakan, proporsi gula dan lemak, kondisi dari bahan-bahan tersebut pada saat ditambahkan dalam campuran (missal ukuran kristal), metode pencampuran (batch, kontinyu, kriming, pencampuran satu tahap), penanganan adonan dan metode pemanggangan. Kualitas biskuit selain ditentukan oleh nilai gizinya juga ditentukan dari warna, aroma, cita rasa,