Langsung ke konten utama

Arak pada makanan

 


Halal-Baik-Enak, Pak Ogah dan para penjual mie /nasi goreng dsb dengan gerobag dorong dan warung tenda, dan bahkan banyak resto Sunda, dan sebagian besar resto Cina, memakai SARI TAPE (alias ARAK MASAK, ANGCIU, ARAK MERAH) sebagai penyedap rasa atau pengempuk daging masakannya, termasuk masakan yang ditumis/ca (ca kangkung, capcay dll).

Banyak pengelola warung tenda di Jakarta pakai MIRIN sebagai pelengkap bumbu
masakan Jepang yang dijualnya supaya seperti masakan Jepang aseli.
Mbak Fulanah yang jual jamu gendong juga suka menambahkan minuman ANGGUR sebagai ramuan dalam jamu atau beras kencur yang dijualnya.
Sebagian besar bakery juga memakai RHUM utk membuat beberapa jenis kue/cake.

Angciu Apakah bumbu penyedap dan Rhum/anggur semacam itu HALAL atau HARAM?
Menurut kamus bahasa Indonesia, ARAK adalah: 1) minuman keras, biasanya dibuat dari beras yg difermentasikan/diragikan; 2) zat cair mengandung alkohol (spt wiski, brendi, rum) yg diperoleh dr penyulingan anggur serta zat cair lain. Menurut sebuah penelitian, kandungan alkohol ANGCIU adalah sekitar 15%.

MIRIN, dia adalah bumbu dapur untuk masakan Jepang berupa cairan beralkohol berwarna kuning, berasa manis, mengandung gula sebanyak 40%-50% dan alcohol sekitar 14%. Di Jepang MIRIN adalah MINUMAN KERAS - bikin mabok.

Dalam Islam, minuman yang memabokkan tersebut disebut KHAMR yang hukumnya adalah HARAM dan masakan yang tercemar KHAMR, MESKIPUN SEDIKIT menjadi HARAM juga (meskipun kena panas menguap, pasti masih ada yang tersisa di makanan yang dimasak). Anggapan bahwa arak itu menguap semua sehingga masakannya halal, itu anggapan SALAH.
Itu tetap HARAM meskipun yang makan tidak akan menjadi mabok.

Dalilnya adalah: Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum)
khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu
mendapat keberuntungan (Q.S Al Maidah 90).

Jadi: Sebagai penjual makanan, pastikan tidak membuat makanan dengan bahan bahan diatas. Dan sebagai konsumen, baiknya anda cermati makanan yang anda beli dari pedagang.

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Bread Improver dan Para Pemainnya

Sebelum tahun 1950, proses pembuatan adonan yang amat populer adalah menggunakan metode sourdough dan sponge and dough yang membutuhkan waktu 12-24 jam dalam proses fermentasi. Proses pembuatan roti di jaman moderen menuntut kecepatan karena waktu semakin berharga dan cakupan wilayah distribusi semakin luas, yang berarti kapasitas produksi semakin besar. Maka proses fermentasi semakin pendek bahkan ada istilah no time dough untuk menjelaskan singkatnya waktu fermentasi. Untuk itu diperlukan bahan yang membantu kinerja pengembangan roti agar maksimal dalam waktu fermentasi yang maksimal yang dikenal dengan nama bread improver. Ada dua alasan utama dalam mengaplikasikan bread improver dalam adonan yang menggunakan yeast, yaitu untuk mendukung kerja yeast dalam memproduksi gas (CO²) dalam masa fermentasi dan menjaga kestabilan kandungan gas di dalam adonan yang berperan juga dalam menentukan cita rasa, kestabilan volume dan shelf life adonan setelah dipanggang. Dalam Bread Improver

Resep Liang Teh & Cara Masaknya

  Bahan bahan liang teh bisa didapatkan di toko obat china yang menjual jamu2 tradisional, jika dijakarta bisa ditemukan didaerah glodok. Biasanya bahan bahan tersebut sudah dalam 1 paket.    Berikut bahan-bahannya untuk membuat Liang Teh : 1. Mesona Palustris (Cincau Hitam/Grass Jelly Drink) / sienchau (xiancao) Ekstrak daun cincau hitam memiliki kandungan senyawa antioksidan yang cukup tinggi yang berasal dari golongan flavonoid, polifenol, maupun saponin. Menurut penelitian (Nurdyansyah dan Widyansyah (2017) yaitu ekstrak daun cincau hitam memiliki nilai IC50 66,67 ppm serta total fenol sebesar 829,7 ppm. Nilai IC50 tersebut membuktikan bahwa tanaman cincau hitam berpotensi sebagai bahan pangan fungsional yang mampu sebagai antioksidasi dalam tubuh akibat paparan senyawa radikal bebas. Berdasarkan review yang berjudul Beneficial Effect of Mesona palustris BL: A Review on Human and Animal Intervention terbukti bahwa cincau hitam memiliki kandungan antioksidan. Selain itu, pangan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AIR

  Air memiliki karakteristik fisika, kimia dan biologis yang sangat mempengaruhi kualitas air tersebut. Oleh sebab itu, pengolahan air mengacu kepada beberapa parameter guna memperoleh air yang layak untuk keperluan domestik terutama pada industri minuman. 1. Faktor Fisika  Faktor-faktor fisika yang mempengaruhi kualitas air yang dapat terlihat langsung melalui fisik air tanpa harus melakukan pengamatan yang lebih jauh pada air tersebut. Faktor-faktor fisika pada air meliputi:   A. Kekeruhan Kekeruhan air dapat ditimbulkan oleh adanya bahan-bahan anorganik dan organik yang terkandung dalam air seperti lumpur dan bahan yang dihasilkanoleh buangan industri.   B. Temperatur Kenaikan temperatur air menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut. Kadar oksigen terlarut yang terlalu rendah akan menimbulkan bau yang tidak sedap akibat degradasi anaerobic ynag mungkin saja terjadi.   C. Warna Warna air dapat ditimbulkan oleh kehadiran organisme, bahan-bahan tersuspensi yang berwarna dan